Membentak Ternyata Berakibat Negatif Bagi Jantung Anak

Membentak jika anak sedang bandel atau tidak mau menurut memang salah satu cara yang paling efektif, dengan membentak umumnya anak akan segera menurut, kebiasaan membentak ini tampaknya harus dikurangi oleh kebanyakan orang tua dikarenakan ternyata membentak dapat berpengaruh negatif terhadap kesehatan jantung anak.
Jantung sangat merespon suara-suara yang memiliki tone berbeda, ujar dr Godeliva Maria Silvia Merry, M.Si (healt.detik.com 16/04/2014)

Sifat jantung yang responsif terhadap suara tersebut sangat berkaitan dengan cara orang tua mengasuh anaknya, cara pengucapan perintah kepada anak juga memberikan efek yang berbeda. Jika anak terus menerus menerima bentakan atau perintah yang diberikan kepada anak menggunakan nada tinggi maka jantung anak akan berdetak lebih cepat.

Akibat negatif kepada jantung anak jika menerima bentakan atau nada yang bernada tinggi yaitu jantung akan berdetak lebih cepat dan mengalami kelelahan, tentu saja itu sangat tidak baik bagi kesehatan jantung anak.

Nah bagi para orang tua yang mungkin masih menerapkan metode bentak-membentak dalam mengasuh anak, sebaiknya mulai merubah cara dengan metode yang lebih lembut dan mengurangi membentak anak.

Refrensi : healt.detik.com
Foto : Thinkstock (healt.detik.com)
Blog, Updated at: 10:13 AM
Diposkan oleh admin

2 komentar:

  1. yupp bener tuh, para orang tua, gantilah nada melarang anda dengan nada yang lebih rendah, boleh pakai kata"jangan" tapi nadanya direndahkan. membentak akan membuat anak menjadi pencemas dan menjadi kurang percaya diri, karena sudah merasa takut duluan bahwa apapun yang akan dilakukkannya pasti akan dimarahi.

    ReplyDelete
  2. membentak bisa bikin anak jadi pencemas, dan ujung ujung nya bisa sakit jantung tuh.. selain jadi pencemas, anak juga akan menjadi pribadi yang kurang percaya diri karena selalu merasa, apapun yang dilakukannya pasti salah. parents, tolong gunakan nada yang rendah bila mau melarang anak anda ya. dan ajdilah pribadi yang sabar, jangan mudah marah kepada anak. ini untuk masa depan anak anda sendiri. kalo mereka jadi pribadi hebat, anda juga akan bangga kan..

    ReplyDelete