4 Kasus Hukuman Mati "Rajam" Karena Hal Sepele

Tercengang.net : Sedang ramai diperbincangkan kasus hukuman rajam yang terjadi di negara-negara timur tengah, hukuman rajam biasanya dijatuhkan kepada seorang yang telah melakukan perbuatan Zinah, itu pun dengan syarat dan ketentuan yang harus ditaati sesuai dengan syariat, dengan kata lain penjatuhan hukuman rajam seharusnya tidak boleh asal dilakukan.

ilustrasi hukuman rajam, foto :banjarkuumaibungasnya.blogspot.com

Namun beberapa orang harus meregang nyawa karena hukuman rajam dengan kasus yang mungkin bagi banyak orang merupakan hal sepele, dan sangat tidak diperlukan hukuman rajam sampai mati.

inilah 4 Kasus Hukuman Rajam Karena Hal Sepele :


1. Dirajam Karena Memiliki Facebook

Seorang gadis di Syuriah dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam oleh pengadilan disana karena telah membuka sebuah akun facebook. Gadis yang bernama Fatoum al-Jassem diputuskan bersalah karena menurut pengadilan mempunyai sebuah akun Facebook sama dengan berbuat zina.

2. Dirajam Karena Memiliki Hand Phone

Seorang ibu dengan dua anak di Pakistan Tewas setelah dirajam oleh keluarganya karena memiliki Hand Phone. Wanita yang bernama Arifa Bibi itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan suku di Pakistan atau yang dikenal dengan sebutan Panchayat.

3. Dirajam karena mengirim Game Candy Crush Kepada Suami
Seorang suami di India melaporkan istri dan menginginkan sang istri dihukum mati karena selalu mengirimkan undangan game Candy Crush di Facebook. Sang suami menilai game tersebut mempermalukan dia dan kelluarganya karena setelah kalah game tersebut mengeluarkan ejekan baginya.

Karena hal itu pengadilan memutuskan sang istri bersalah dan dijatuhi hukuman rajam sampai mati.

4. Dirajam karena berpenampilan Emo

14 Pemuda di Irak harus tewas dengan cara dirajam oleh militah Syiah karena berpenampilan seperti anak muda barat yaitu gaya berpakaian Emo. Menurut kementrian dalam negeri disana, gaya berpakaian Emo seperti Setan dan menyerukan kepada polisi untuk mengambil tindakan tegas kepada orang yang berpenampilan seperti itu.

6 komentar

Nomer 3 yang paling ga enag banget dengernya, Mati karena ngirim game candy crush....
Wew, Segampang itukah nyawa melayang?

Rajam untuk perzinahan : sesuai banyak sumber yang saya baca
terbagi atas 2 jenis Hukuman Perzinahan ..
1. Perzinahan yang dilakukan oleh Orang yang belum menikah akan dihukum cambuk
2. Perzinahan yang dilakukan oleh Orang yang telah menikah akan dihukum Rajam sampai Mati ...

itulah Aturan Rajam perzinahan yang ada .. untuk 4 hal sepele diatas mungkin karena Paham Syiah terlalu ketat tetapi hukuman dalam Islam yang berasal dari Rasul tidak seperti itu , ,tapi kembali lagi ke Hadits : Barang siapa menyerupai suatu kaum maka dia seperti kaum tersebut dalam artian dia sudah tidak bersyariatkan Islam dan semua itu kembali dari Hati seseorang karena Tuhan mengetahui Segala Isi Hati Manusia ^_^

Berbahagialah kita yg tinggal di Indonesia, Negara dengan penduduk Muslim terbesar di Dunia tp demokratis.

Wah salah anda,malah pemimpin dan rakyat ini bisa dilaknat Allah silakan merujuk Al Quran Surah Al Maidah ayat 44,45,dan 47 serta tafsir dari ayat2 ini(Saya sarankan gunakan Tafsir Ibnu Katsir)

Maka hiduplah anda di jaman jahiliyah..

Hukuman bagi pezina menurut Al Qur'an, Surat An Nur ayat 2 adalah dicambuk dengan cambuk kulit sebanyak 100 kali, bukan dirajam. Hukuman cambuk tidak akan sampai mematikan. Disaksikan oleh khalayak sehingga berfungsi juga sebagai sanksi sosial. Pelaku yang baru “diduga” berzina tidak dapat dijatuhi hukuman sebelum terbukti. Pembuktiannya melalui 4 orang saksi yang menyaksikan “masuknya manuk ke dalam sarang” alias pezina tersebut tertangkap tangan oleh 4 orang saksi.

Di masa Rasulullah ada seorang yg beragama yahudi, pemegang kitab Taurat, mengaku telah berzina dan dia minta diadili. Oleh Rasulullah ditawarkan memeluk agama Islam agar bisa dihukum cambuk menurut Hukum Al Qur'an dan bukan dirajam menurut hukum Taurat. tapi ybs menolak dan minta dihukum menurut Kitab Taurat karena dia beragama Yahudi.

Hukuman rajam adalah dilempari bagi sampai ajal (stoning to death). Kitab Taurat yang ada dimasa Rasulullah, memuat hukuman rajam bagi pezina. Umat Yahudi di Madinah menggunakan Kitab Taurat dan umat Nasrani menggunakan kitab Injil dan Taurat. Kemudian atas permintaan ybs sendiri, dilaksanakanlah hukum rajam atas orang tersebut.


EmoticonEmoticon