Peraturan Unik KB Beberapa Negara di Dunia, Tidak Punya Anak Dapat Mobil

belumbeken.com : Program KB atau keluarga berencana bertujuan baik, untuk mengatur jumlah populasi. Populasi yang membengkak akan menimbulkan efek domino yang mengkhawatirkan. Setiap negara memiliki program keluarga berencana masing-masing. Berikut peraturan unik mengenai keluarga berencana di beberapa negara di dunia :

ilustari kepadatan penduduk, foto : bravenewclimate.com
1. Graduate Mother Scheme, Singapura

Pernah melihat film idiocrazy? film itu bercerita mengenai penduduk bumi dimasa depan dipenuhi oleh orang-orang bodoh karena pada masa lalu pria dan wanita yang pintar lebih memilih karir dibandingkan menikah dan mempunyai keturunan. Pada tahun 1984 pemerintah singapura lebih dulu berpikir akan dampak negatif dari keturunan dari pasangan yang kemampuan atau kepintarannya kurang. Oleh karena itu pada tahun 1984 pemerintah singapura menerapkan kebijakan yang mengusahakan agar perempuan dengan pendidikan yang tinggi mendapatkan pasangan pria yang berpendidikan tinggi juga. Untuk menunjang kebijakan Graduate Mother Scheme, pada saat itu pemerintah singapura membentuk biro jodoh khusus bagi para sarjana pria dan wanita untuk bersosialisasi. Program Graduate Mother Scheme tidak berlangsung lama karena menimbulkan banyak protes dari masyarakat.

2. One Child Policy, China

Peraturan mengenai keluarga berencana One Child Policy ini paling terkenal di dunia. Peraturan ini hanya mengijinkan setiap pasangan memiliki satu anak. Memiliki lebih dari satu anak berarti harus bersiap dengan denda yang besar, pencabutan fasilitas dan hukuman-hukuman lain. Karena takut akan sanksi yang akan diterima jika memiliki lebih dari satu anak, banyak warga cina yang melakukan aborsi atau menyembunyikan anak-anak mereka. Peraturan yang diterapkan sejak tahun 1979 ini resmi dihapuskan pada tahun 2015, alasannya adalah ketimpangan demografi usia penduduk di China. Sekarang warga China diperbolehkan memiliki dua anak.

3. Sterilisasi dapat hadiah mobil, motor dan masih banyak lagi, India

India sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia tentu saja memiliki masalah serius dengan tingkat populasinya. Karena hal itu pemerintah India berusaha sekutnya untuk menekan angka kelahiran. Cara yang unik untuk menekan angka kelahiran di India adalah dengan mengiming-imingi hadiah kepada pasangan yang mau melakukan sterilisasi, pasangan yang mau melakukan sterilisasi sehingga tidak mempunyai keturunan akan mendapatkan berbagai hadiah seperti mobil, motor, blender dan lain-lain. Peraturan ini dihentikan pada tahun 1970 karena banyaknya protes yang disebabkan banyaknya warga yang dipaksa menjalani operasi.

4. Stop At Two, Singapura

Peraturan yang diterapkan pada akhir tahun 1960-an ini mirip seperti kebijakan KB di Indonesia dimana dua anak Cukup, namun ditambah dengan sanksi bagi pasangan yang melanggar. Sanksinya adalah denda yang besar dan pencabutan fasilitas-fasilitas. Untuk mendukung kebijakan ini, pemerintah singapura melegalkan praktek aborsi.

sumber

belumbeken.com


EmoticonEmoticon